Still from diary of a jobseeker.
Para jobseeker pasti familiar
dengan yang namanya interview kerja. Bagi anda yang sudah bekerja, coba putar sedikit
ingatan anda tentang pengalaman itu. Memikirkannya saja pasti membuat anda para
worker tersenyum geli mengingat kenangan itu. Saya tau persis bagaimana kondisi
dan perasaan seorang jobseeker sebelum memasuki ruang interview. Deg-degan.
Keringat dingin. Selalu melihat jam tangan. Melihat sekeliling. Panic
Saat nama anda dipanggil. Keyakinan,
kepercayaan diri dan ketakutan berbaur menjadi satu tercetak jelas pada
pandangan mata dan langkah anda. Demi satu tujuan: Saya harus lolos.
